Pada hari ini, Jumat, tanggal 12 (delapan belas)  bulan Juni tahun 2010 (dua ribu sepuluh), kami yang bertanda tangan di bawah ini

  1. Muhammad Zamzan Noer, swasta, bertempat tinggal di Jl. Arjuna No 1125, Kota Bandung, Propinsi Jawa Barat, dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Pertama
  1. Makroni, Doktorandus, swasta, bertempat tinggal di Jl. Antapani No 259E, Kota Bandung, Propinsi Jawa Barat, dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri yang selanjutnya akan disebut juga sebagai Pihak Kedua

Pihak Pertama adalah pemilik dari satu unit rumah dinding tembok, berlantai teraso, beratap genteng, luas tanah 265M2, lebar 15M, panjang 209M, yang berdiri diatas tanah hak pihak pertama dengan Sertifikat Hak Milik No 657 yang terletak di Jl, XYZ, No 175, Kota Bandung, Propinsi Jawa Barat dengan fasilitas-fasilitas sebagai berikut.

Pihak Pertama dengan akta ini telah menyewakan kepada pihak kedua yang menerangkan telah menyewa dari Pihak Pertama satu unit rumah yang dimaksud diatas, berikut fasilitasnya, antara lain listrik dari Perusahaan Listrik Negara sebesar 1300 Watt, sambungan air bersih dari PDAM, sambungan telepon dari Telkom dan Jetpam.

Mengenai sewa menyewa ini para pihak sepakat untuk mengikatkan diri dalam perjanjian ini dengan syarat-syarat sebagai berikut

Pasal 1

  1. Perjanjian sewa menyewa ini untuk jangka waktu 2 (dua) tahun, mulai berlaku tiga hari setelah ditandatanganinya perjanjian ini dan akan berakhir dengan sendirinya pada 15 Juni 2012.
  2. Setelah habis waktu 2 (dua) tahun tersebut Pihak Pertama berhak menyewakan kembali rumah yang disewakan tersebut dengan syarat-syarat yang dimuat dalam akta ini, tetapi dengan uang sewa yang akan ditetapkan oleh Pihak Pertama dan disetujui oleh Pihak Kedua atau tidak disewakan kembali kepada Pihak Kedua.
  3. Pihak kedua dalam jangka waktu tiga bulan sebelum masa berakhirnya perjanjian harus menyatakan kehendaknya secara tertulis untuk perpanjangan perjanjian ini

Pasal 2

Uang sewa rumah adalah sebesar Rp. 50.000.000 ( Lima puluh juta rupiah ) untuk 2 (dua) tahun masa sewa seperti dimaksud dalam pasal 1. Jumlah uang mana akan diterima oleh Pihak Pertama  dari Pihak Kedua pada saat Akta ini ditandatangani, sehingga Akta ini berlaku pula sebagai kuitansi yang sah untuk penerimaan uang dimaksud.

Pasal 3

  1. Pihak Pertama menyerahkan rumah kepada Pihak Kedua dalam keadaan kosong dari penghuni dan barang-barang milik Pihak Pertama
  2. Pada saat berakhirnya perjanjian ini, Pihak Kedua harus menyerahkan kembali rumah dalam keadaan kosong dan terpelihara kepada Pihak Pertama dan Pihak Pertama tidak berkewajiban untuk menyediakan sarana penampungan guna menampung keperluan dan barang-barang dari Pihak Kedua
  3. Apabila pada saat berakhirnya perjanjian ini, Pihak Kedua tidak dapat melaksanakan kewajibannya sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dan Pihak Kedua tidak menyatakan kehendaknya untuk memperpanjang perjanjian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (3), maka untuk setiap keterlambatan Pihak Kedua akan dikenakan denda sebesar Rp. 50.000,00/hari, dan denda tersebut dapat ditagih seketika dan sekaligus lunas.
  4. Apabila keterlambatan tersebut berlangsung hingga 10 hari sejak berakhirnya perjanjian, maka Pihak Kedua memberi kuasa kepada Pihak Pertama untuk mengosongkan rumah dari semua penghuni dan barang-barang atas biaya Pihak Kedua dan bilamana perlu dengan bantuan pihak kepolisian setempat

Pasal 4

  1. Pihak Kedua tidak diperkenankan untuk mengubah fungsi serta peruntukkan sebagai rumah tinggal.
  2. Pihak Kedua atas tanggungan sendiri dapat melakukan perubahan pada rumah yang tidak akan mengubah konstruksi dan NJOP dan tambahan tersebut harus merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan menjadi milik Pihak Pertama
  3. Perubahan sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) harus dengan ijin tertulis dari Pihak Pertama

Pasal 5

  1. Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua bahwa selama masa perjanjian ini berlaku, Pihak Kedua tidak akan mendapatkan tuntutan dan/atau gugatan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak atas tanah dan rumah tersebut
  2. Apabila terjadi perubahan kepemilikan terhadap rumah tersebut, Pihak Kedua tetap dapat menikmati hak sewa sampai berakhirnya perjanjian ini

Pasal 6

  1. Selama masa sewa berlangsung, Pihak Kedua wajib memberikan uang jaminan sebesar Rp. 7.500.000,00 secara tunai kepada Pihak Pertama
  2. Uang Jaminan tersebut akan dikembalikan kepada Pihak Kedua secara tunai oleh Pihak Pertama, setelah Pihak Pertama memastikan tidak ada kewajiban pembayaran yang tertunggak dari Pihak Kedua termasuk namun tidak terbatas pada tagihan telepon, listrik, air, PBB, dan iuran warga.

Pasal 7

Selama perjanjian ini berlangsung, Pihak Kedua tidak diperkenankan untuk memindahkan hak sewanya sebagian ataupun seluruhnya kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari Pihak Pertama

Pasal 8

Segala kerusakan kecil maupun besar dari rumah tersebut menjadi tanggungan sepenuhnya dari Pihak Kedua kecuali terhadap kerusakan yang ditimbulkan bukan oleh Pihak Kedua (force majuer) akan ditanggung secara bersama oleh kedua belah pihak

Pasal 9

Segala pungutan dan/atau iuran termasuk namun tidak terbatas pada iuran warga, PBB, tagihan listrik, telepon, dan air menjadi tanggungan Pihak Kedua selama masa perjanjian berlangsung

Pasal 10

Segala ketentuan yang belum diatur dalam perjanjian ini akan diatur selanjutnya dalam adendum yang merupakan bagian tak terpisahkan dari perjanjian ini dan akan diputuskan secara bersama

Pasal 11

  1. Apabila terjadi sengketa atas isi dan pelaksanaan perjanjian ini, kedua belah pihak akan menyelesaikannya secara musyawarah
  2. Apabila penyelesaian secara musyawarah tidak berhasil, maka kedua belah pihak sepakat untuk memilih domisili hukum dan tetap di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bandung

Demikian perjanjian in disetujui dan dibuat serta ditanda tangani oleh kedua belah pihak dengan dihadiri saksi-saksi yang dikenal oleh kedua belah pihak serta dibuat dalam rangkap dua bermateri cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama

Pihak Kedua                                                                                        Pihak Pertama

Makroni Muhammad Zamzan Noer

Saksi

Dadang

About these ads