Kardiovaskular perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan komplikasi penyakit penyempitan pembuluh darah, seperti stroke dan jantung koroner. Kedua penyakit juga menyerang pada usia 30-an.

Ketua Panitia Simposium Metabolic Cardiovascular Disease Surabaya Update-6 dr Sri Murtiwi menjelaskan, penyakit diabetes erat kaitannya dengan gaya hidup, pola makan, kegemukan (obesitas), dan kurang gerak. ”Apalagi bila memiliki riwayat diabetes di keluarga,” ujarnya seusai pembukaan simposium di Surabaya, Kamis (7/5).

Ketua Pusat Diabetes dan Nutrisi Surabaya Prof dr Askandar Tjokroprawiro menjelaskan, lingkar pinggang lebih dari 80 cm untuk perempuan dan 90 cm untuk lelaki, ditambah dua dari empat faktor risiko, kemungkinan menderita diabetes dengan komplikasi penyempitan pembuluh darah membesar.

Empat faktor risiko itu adalah gula darah puasa lebih dari 100 mg/dl, tekanan darah lebih dari 130/85, kadar trigliserida lebih atau sama dengan 150 mg/dl serta kadar HDL (high-density lipoproteins) lebih dari 40 mg/dl untuk perempuan dan lebih 50 mg/dl untuk lelaki.

Obat yang digunakan untuk penderita diabetes sejak 1950, antara lain metformin. Selain menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan metabolisme, penggunaan dosis 500 mg-2.000 mg/hari dapat atasi penyempitan pembuluh darah. (INA)

Sumber : Kompas.com