Penderita gout atau yang dikenal dengan asam urat dianjurkan tidak mengonsumsi makanan tertentu. Pantangan ini jatuh pada makanan yang tinggi purin, seperti pada jeroan, kacang-kacangan, dan kerang. Hal ini disebabkan salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan asam urat adalah makanan yang mengandung purin, maka penderita dianjurkan menghindarinya. Makanan yang mengandung banyak purin itu, yaitu 150-180 mg/100 g bahan makanan, seperti hati, ginjal, jantung, limpa, paru, otak, sarden,ekstrakdaging. Begitupun dengan makanan yang mengandung purin 50-150 mg/100 gr bahan makanan, seperti daging , ikan, kerang, kacang-kacangan, kacang buncis, kembang kol, bayam, asparagus dan jamur, sehingga makanan ini harus dibatasi.
“Selain itu diketahui pula bahwa alkohol dapat menyebabkan pembuangan asam urat dalam urin terganggu, sehingga semua makanan dan minuman yang mengandung alkohol harus dipantangi,” kata dokter yang bertugas di RS Wahidin ini.

Cara untuk mengurangi rasa sakit

Peredaran darah di sekitar sendi yang tidak dapat digerakkan bisa diperbaiki melalui mandi air hangat. Cara ini meredakan bengkak dan mengurangi pembentukan kristal asam urat. Pastikanlah bahwa daerah itu kering sebelum mengenakan pakaian. Pendekatan yang bisa dilakukan untuk merawat bengkak dan peradangan biasa adalah dengan menggunakan kompres dingin (es). Karena pembentukan kristal asam urat dipercepat oleh suhu rendah, penggunaan kompres es hanya akan memperburuk keadaan ini. Oleh karena  itu, seseorang harus membuat sebaliknya dan merawat gout dengan kehangatan.

Kulit mungkin akan terkelupas, disebabkan bengkak yang berkepanjangan di sekitar sendi yang tidak dapat digerakkan. Hal ini terlihat ketika jari-jari kaki mengalami pembengkakan dan daerah-daerah di sekitar jari-jari lembap. Rawatlah keadaan ini dengan cara yang sama  dengan kutu air.

Sumber : Piogama