Kondisi PT. Bank Syariah ABC ( 5/14 )

( Merupakan materi ke 5 dari Contoh Kasus : Merancang Balanced Scorecard Pada PT. Bank Syariah ABC )

PT. Bank Syariah ABC merupakan salah satu perusahaan perbankan di Indonesia yang berhasil bertahan dari terpaan krisis moneter yang telah berlangsung selama lebih dari empat tahun, sementara pada saat yang sama bank-bank konvensional justru berguguran diterjang krisis yang menimbulkan negative spread yang sangat besar.

Keberhasilan PT. Bank Syariah ABC untuk bertahan dari terpaan krisis, bahkan memperlihatkan peningkatan kinerja keuangan, dapat  dilihat dari Laporan Keuangan tahunannya, dimana tahun 1999 aktiva perusahaan mengalamai peningkatan sebesar 55,12% menjadi Rp. 762,65 milyar dari tahun sebelumnya yang hanya berkisar Rp. 481,16 milyar. Dana Pihak Ketiga yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 1999 mencapai Rp. 580,88 milyar. Hal ini menunjukan adanya kenaikan 34,78% dari tahun 1998. Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya jumlah giro, tabungan dan deposito, yang berarti menunjukan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat dan mitra usaha kepada PT. Bank Syariah ABC.

Disamping pertumbuhan kekayaan, kinerja operasional PT. Bank Syariah ABC pada tahun 1999 juga menunjukan hal yang baik dengan Laba Sebelum Pajak Penghasilan dan Zakat sebesar Rp. 4,46 milyar. Secara umum, PT. Bank Syariah ABC termasuk dalam kategori bank yang sehat dengan kenaikan Rasio Kecukupan Modal ( Capital Adequacy Ratio ) lebih dari dua kali menjadi 15,50% dari tahun sebelumnya yang hanya 7,44%. Kinerja Keuangan PT. Bank Syariah ABC secara lengkap dapat dilihat di tabel berikut ini :

Bersambung ke 6/14

Iklan