Lingkaran UFO di Dusun Jogomangsan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, DIY, yang menyedot perhatian khalayak membuat polisi turun tangan. Mereka memasang garis polisi di semua lahan yang tergambar crop circle tersebut.

Aparat Polsek Berbah memberikan pada warga dua gulungan garis polisi warna kuning, Senin (24/1/2011) pukul 09.30 WIB. Warga lalu memasangnya mengitasi lokasi. Sebelumnya, pemilik sawah telah memasang tali rafia warna hitam.

Tujuan pemasangan garis polisi itu adalah agar warga tidak memasuki areal sawah itu agar tidak rusak. Sebab padi di 7 petak sawah itu hendak panen 2 pekan lagi. Padi yang tengah hamil tua itu adalah varietas ciherang.

Sementara itu, aparat Koramil dan polisi juga berjaga-jaga di sepanjang jalan karena semakin siang, makin banyak warga yang menonton. Sawah itu bisa dijangkau dengan melewati jalan beraspal selebar 4 meter.

Saat ini cuaca mendung. Warga terus berduyun-duyun menaiki bukit Gunung Suru. Bukit kapur itu licin karena diguyur hujan semalam. Untuk menaiki bukit itu butuh perjuangan khusus. Apalagi warga kebanyakan mengenakan alas kaki seadanya. Karena itu mereka lebih banyak yang memilih melepas sandalnya dan nyeker.

Jangankan di Indonesia, di negeri Barat yang sering ditemukan crop circle, pemandangan itu  adalah isu yang sangat menarik. Namun publik lebih percaya wujud unik itu adalah karya alien atau makhluk dimensi lain.

Menurut pensiunan dosen agronomi dari Universitas Wisconsin-River Falls, Lou Greup, sejumlah crop circle di dunia dibuat dengan sengaja oleh manusia.

Hal ini dikatakannya saat mempresentasikan soal crop circle dalam pameran pertanian di Midwest di La Crosse Center, AS, seperti diberitakan oleh LA Crosse Tribune edisi 13 Januari 2011. Presentasi itu diputar dua kali selama pameran.

Greub memperkirakan 9.000 hingga 10.000 crop circle dilaporkan terlihat di dunia sejak 1980. Dua di antaranya terjadi di Wisconsin pada musim panas 2004.

Greub mengakui crop circles adalah topik kontroversial. “Ini menarik,” ujar Bob Redig, seorang petani di pedesaan Winona, Minnesota, yang mendengarkan presentasi Greub.

“Saya cenderung percaya ini dilakukan oleh manusia,” imbuhnya. Dia berpendapat, mudah bagi seseorang menggunakan tali untuk merobohkan tanaman dan membuat sebuah lingkaran.

Sementara, Greub menyatakan dia tetap penasaran dan berpandangan terbuka.

Greub mulai tertarik pada crop circle ketika media pertama kali memberitakan penampakan crop circle yang misterius di pedesaan Inggris pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Awalnya lingkaran itu berbentuk sederhana, lalu desainnya terus berkembang menjadi kompleks setiap tahun.

Dia mengunjungi crop circle untuk pertama kali pada Agustus, sebagai bagian dari tour kelompok di Inggris di bawah pimpinan Barbara Lamb, seorang investigator crop circle yang juga penulis dari California. Kelompok ini mengunjungi 8 formasi crop circle, yang baru terbentuk 2 minggu hingga 12 jam.

Greub memperkirakan 80 persen crop circle dilaporkan berada di Inggris. Petani Inggris yang mengizinkan publik menonton lingkaran itu biasanya memasang tarif bagi pengunjungnya sekitar 3 dolar. Namun sejumlah petani melarang pengunjung datang dan segera menghancurkan formasi crop circle.

“Ada sejumlah crop circle palsu di Inggris,” kata Greub.

“Ada satu kelompok yang terorganisir dan mereka membuat itu (crop circle) untuk sport,” ujarnya.

Menurut Greub, crop circle di Inggris biasanya dibuat malam hari. Saksi-saksi biasanya kadangkala melaporkan melihat cahaya terang atau bola cahaya di ladang di tempat formasi itu ditemukan esok harinya.

Setahu Greub, tidak ada riset pemerintah tentang crop circle. Konsensus di antara periset, sepertinya menunjukkan bahwa crop circle dibuat oleh seseorang atau sesuatu yang mencoba mengkomunikasikan sesuatu.

Lalu bagaimana dengan alien atau makhluk dimensi lain? Greub tidak menutup kemungkinan itu. “Orang-orang bicara dimensi yang lain yang ada di sekitar kita di sebuah tempat, dan sesuatu yang dapat keluar atau kembali ke dalamnya dan kita tidak memiliki pemahaman tentang itu,” ujarnya.

Ahli di Indonesia juga mempercayai apa yang terlihat di persawahan di Sleman adalah karya manusia. Jika dugaan mereka benar, lalu siapa orang itu?

Inilah Gambar ‘Jejak UFO’ di sleman yang menghebohkan itu

 

Lingkaran aneh yang dikenal sebagai crop circle ini berdiameter 70 meter

Di tengah lingkaran raksasa tersebut juga terdapat lambang misterius. Tanda tersebut dibentuk oleh hamparan padi yang rebah

Lingkaran aneh yang dikenal sebagai crop circle ini baru pertamakali muncul di Indonesia. Dalam sejarah, crop circle ini lebih sering muncul di eropa

 

Sumber : detiknews.com

 

Iklan